Kembara | Bagian Kedua Puluh - Sajak Aksara

Kembara | Bagian Kedua Puluh

Kembara | Bagian Kedua Puluh

Pandemi Bertingkah

Gemuruh sesal dan manusia mulai berteriak di antara desah angin yang terdengar semilir. Pengumpatan di empat Benua dan mereka saling menuduh antara elite satu dengan elite yang lain. Mengesampingkan kemanusiaan, binatang berimbuhan di tengah mereka. Sepasang kekasih malah beradu kemesraan di saat pandemi bertingkah.


Kolong-kolong peradaban yang sudah di bangun mulai tergerus zaman yang tak tahu pudar entah kemana. Sebab dan akibat mulai dipertandingkan saat udara tak lagi baik untuk manusia. Demam, flu, dengan berbagai ciri-cirinya diberitakan berbagai media di Indonesia, apalagi dunia.


Baca juga: Kembara | Bagian Kedelapan Belas


Mari membual sebentar, bagaimana ia datang dengan sendirinya. Sendiri? Kataku tidak, ini hanya narasi bagaimana pandemi menjerumuskan manusia para miliarder semakin kaya dengan tumpukan harta yang entah untuk apa. Nenek-nenek jelata di tepi kereta meringis dengan setengah meminta.


Protokol digunakan untuk menindas manusia lainnya, sedangkan elite global menjadikannya peluru yang amat tajam untuk sesama rasnya. Katanya, jaga jarak adalah segalanya. Tapi, manusia sudah berjarak sejak kita mengenal pertanian. Katanya, masker adalah alat pelindung. Tapi, ditimbun dan dijual mahal. Bermoral? Jawabannya bisa kamu temukan sendiri.


Dirundung pembodohan saat Pandemi bertingkah semaunya. Dia merangkak dari negeri tirai Bambu. Mungkin saja sudah lama bersarang atau dari sarang lain. Entah siapa yang melepas dan memeliharanya selama ini. Tapi, yang pasti adalah semuanya berubah begitu cepat.


Baca juga: Kembara | Bagian Kesembilan Belas


Mengadu dan diajukan kembali, percuma saja melakukan perundingan dengannya. Manusia dengan segala hasratnya di atas bumi meredam sesamanya. Makhluk paling ganas dan paling berbahaya di seluruh jagat raya. Tidak ada yang bisa selicik manusia dan tidak ada yang sepicik kita. Jika ada, itu adalah kemustahilan.

Share:

Posting Komentar

Rekomendasi Penginapan Murah di Gunung Mas Puncak, Dibawah 200 Ribu!

Udara sejuk, hamparan teh hijau yang luas, dan panorama pegunungan yang indah menjadi daya tarik utama kawasan ini. Bagi kamu yang ingin ber...

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes