Jalur Resmi Pendakian Gunung Andong, Ada yang Masih Alami Banget! - Sajak Aksara

Jalur Resmi Pendakian Gunung Andong, Ada yang Masih Alami Banget!

 

jalur resmi pendakian gunung andong yang keren
Instagram @mountravaddict

            Setiap gunung pastinya memiliki jalur pendakian yang memang dibuat untuk para wisatawan ataupun pendaki gunung. Jalur dibuat untuk mempermudah para pendaki mencapai puncak tanpa harus memakai kompas. Dengan adanya rambu rambu di setiap jalur seperti sekarang ini, membuat pendakian terbilang sudah sangat terfasilitasi. Yah, walaupun beberapa pendaki juga ada yang disorientasi masalah arah dan jalur pendakian.

            Jalur jalur pada setiap gunung biasanya sudah dibuat semudah mungkin untuk dilewati para pendaki. Tentunya, jalur jalur yang digunakan para pendaki adalah jalur resmi yang sudah mendapatkan persetujuan dari pihak pengelola ataupun Pemerintah Daerah masing masing. Karena untuk membuat jalur juga tidak mudah dilakukan dan ada prosedurnya.

            Di gunung Andong sendiri terdapat beberapa jalur resmi yang sudah mendapatkan izin secara resmi untuk digunakan para wisatawan ataupun pendaki yang datang. Beberapa jalur resmi pendakian gunung Andong tersebut ada pada ulasan dibawah ini.

1.    Gunung Andong Via Pendem

Jalur yang paling popular dan paling terkenal di kalangan pendaki adalah jalur pendem yang merupakan jalur paling ramainya para pendaki ketika datang mendaki ke gunung Andong. Buat para pendaki pasti sudah sangat akrab dengan jalur yang satu ini, selain treknya yang sangat bersahabat bagi pemula, fasilitas di basecamp juga sudah sangat lengkap.

Di jalur pendem ini kamu akan diarahkan di dua jalur pendakian sekaligus. Jalur kanan dan kiri, dimana jalur yang kiri kamu akan menemukan sumber air di pos tiga dan bertemu langsung dengan pendaki lain dari arah jalur sawit. Biasanya di Andong via pendem pendaki lebih suka nge-camp di puncak alap alap.

2.   Gunung Andong Via Sawit

Selain jalur Pendem yang cukup terkenal di kalangan pendaki, ada juga jalur Sawit yang cukup ramai pendaki di hari hari libur. Jalurnya juga masih terbilang sangat mudah dibandingkan dengan jalur yang ada di Pendem.

Jalur sawit akan berpapasan dengan para pendaki dari jalur pendem sebelum puncak. Dan biasanya para pendaki dari arah sawit lebih banyak nge-camp di puncak andong. Sebab, lebih dekat dengan arah turun nantinya.

3.    Gunung Andong Via Gogik

Jalur yang terbilang masih baru ketimbang dua jalur diatas. Bisa dikatakan masih cukup sepi dari kalangan pendaki yang datang. Via gogik ini nantinya akan berpapasan juga dengan pendaki dari arah jalur kiri via pendem.

Dan pendaki via Gogik akan disuguhkan dengan puncak alap alap, sama halnya dengan para pendaki gunung Andong via pendem dari arah kanan jalur. Treknya mirip mirip dengan jalur yang ada di pendem.

4.    Gunung Andong Via Sekar Arum

Jalur andong yang ini benar benar asli naik gunung, karena struktur jalannya masih sangat alami. Vegetasinya juga masih sangat terjaga dibandingkan dengan ketiga jalur yang ada diatas.

Buat kamu yang suka dengan suasana sepi dengan jalur yang masih sangat asri dan adem, maka jalur gunung Andong via Sekar Arum ini menjadi pilihan terbaik ketika akan mendaki gunung Andong.

5.  Gunung Andong Via Grabag

Jalur yang satu ini berada di sisi selatannya gunung Andong. Jalur Grabag ini masih sangat asing di kalangan pendaki, tak banyak yang tahu dengan jalu yang satu ini. Sama halnya dengan jalur sekar arum yang masih sangat alami, via Garabag juga menawarkan pemandangan alam yang masih sangat terjaga.

Jalurnya yang masih sepi pendaki, cocok sekali buat kamu yang suka dengan keheningan di gunung yang tidak seramai dengan jalur pendem dan sawit. Jalur ini wajib sekali untuk dicoba.

            Nah, itulah jalur jalur resmi yang ada di gunung Andong bagi para pendaki dan juga wisatawan. Dari setiap jalur memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing, alangkah baiknya memilih jalur sesuai dengan keinginan masing masing. Jangan lupa untuk tetap memperhatikan kebersihan dan kelestarian setiap gunung agar tetap terjaga. Salam lestari!

Share:

Posting Komentar

Kembara | Bagian Ketiga Belas

Pengembaraaan menuju telaga Solipsisme Berupaya menjadi manusia yang sebaik baiknya didepan manusia lainnya. Usaha untuk mendapatkan perhati...

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes