Jalur Resmi Pendakian Gunung Rinjani, Referensi Sampai Puncak Anjani! - Sajak Aksara

Jalur Resmi Pendakian Gunung Rinjani, Referensi Sampai Puncak Anjani!

jalur pendakian gunung rinjani

Gunung Rinjadi menjadi gunung yang paling di cita citakan dari setiap pendaki untuk menggapai puncaknya. Selain Semeru dengan Mahamerunya, Rinjani sudah merupakan tujuan para pendaki untuk melakukan rekor pendakian berikutnya. Sebuah kebanggan bagi setiap pendaki bilamana berhasil menapaki kaki di puncak Rinjani.

Walaupun pada dasarnya puncak bukanlah tujuan sebuah pendakian, tetapi puncak Anjani yang berada di titik 3.726 MDPL selalu memanggil langkah kaki pendaki untuk menjajalnya dan meliaht betapa indahnya nusantara dari atap NTB ini. Lautan laut dan awan akan menjadi  teman setia ketika setiap pendaki mencapai puncak Anjani.

Selain itu, sagara anak yang berada di bawah puncak akan selalu memberikan keharmonisannya sendiri bagi para pendaki. Bahkan padang savana dan edelwies di jalur pendakian memberikan suguhan kenikmatan bagi mata dari hirarki dunia yang penuh drama. Tak akan ada yang menolak untuk bisa menjajal kaki di tanah Rinjani.

Sampai saat ini, sudah ada beberapa jalur pendakian yang dikhususkan untuk para wisatawan atau pendaki yang berkunjung menemui Anjani. Ada banyak sekali kelebihan dan suguhan keindahan dari setiap jalur tersebut. Silahkan simak jalur pendakian gunung Rinjani dibawah ini.

1. Jalur Pendakian Via Sembalun

Jalur favorit para pendaki ketika mengunjungi Anjani di Rinjani adalah jalur yang satu ini. Banyak sekali para pendaki memilih jalur Sembalun karena treknya yang cukup mudah dan cepat sampai di titik tertinggi Rinjani. Jalur sembalun juga berdekatan dengan jalur senaru.

Pada jalur sembalun memiliki 3 pos sampai di plawangan sembalun sebelum puncak gunung Rinjani. Jalur yang sangat bersahabat bagi para pendaki yang akan menapaki di jalur gunung Rinjani dalam beberapa hari.

2. Jalur Pendakian Via Senaru

Jalur yang berdekatan dengan jalur Sembalun ini bisa menjadi pilihan lainnya bagi setiap pendaki yang baru pertama kali mendaki gunung Rinjani. Lokasi basecamp berada di ketinggian 601 MDPL.

Jalur ini lebih bervegetasi dengan pepohonan yang rimbun ketimbang dengan jalur Sembalun yang ada di Lombok Timur. Lama perjalanan jalur ini untuk mencapai Plawangan sekitar 6 jam perjalan. 

3. Jalur Pendakian Via Torean

Jalur Torean masih terbilang baru dan masih sangat alami di sekitar jalurnya dibandingkan dengan beberapa jalur yang ada di gunung Rinjani. Padang savana yang terhampar luas di sepanjang jalur menjadi pemandangan terindah di Torean.

Selain itu, ada juga air terjun di jalur pendakian menuju puncak dan ini menjadi ciri khas dari jalur Torean ini sendiri. Bahkan, Jalur ini menjadi jalur yang mudah sekali untuk mencapai sagara anak atau danau yang ada di gunung Rinjani.

4. Jalur Pendakian Via Timbanuh

Jalur yang megah ini berada di Lombok Timur. Untuk memulai pendakian atau pos awal pendakian berada di ketinggian 800 MDPL. Di basecamp sendiri belum ada fasilitas yang cukup memadai bagi para pendaki. Perlu mengandalkan rumah rumah warga sebagai tempat peristirahatan pendaki.

Salah satu kelebihan jalur ini adalah padang edelwies yang sangat memukai mata dan menjadi padang edelwies terbaik yang ada di jalur pendakian gunung Rinjani. Untuk bisa mencapai plawangan Timbanuh membutuhkan sekitar 7 jam.

5. Jalur Pendakian Via Tete Batu

Selain ada Torean, ada juga jalur yang lebih baru lagi dan masih sangat hangat dengan nuansa alamnya. Pembukaan jalur tete batu dilakukan pada Desember 2020 dan belum genap setahun. Dan ini menjadi salah satu alasan mendaki jalur ini karena pastinya akan sepi pendaki.

Sebenarnya, jalur tete batu sudah ada sejak penjajahan Belanda dan kembali dibuka untuk pendaki. Di jalur ini akan ada banyak wisata alam lainnnya di beberapa pos jalurnya. Seperti hutan kera, satwa endemik, dan ada juga air terjun yang indah sekali.

6. Jalur Pendakian Via Air Berik

Dan yang terakhir adalah air berik yang berada di Lombok Tengah. Basecamp pendakian air berik berada tepat di pinggir jalan dan dekat dengan wisata air terjun. Suasana di jalur lebih adem karena pepohonan yang lebat dan terlindungi dari hujan yang lebat.

Tetapi di jalur ini tidak bisa mencapai puncak Anjani dan hanya bisa sampai pada Plawangan Air Berik dengan waktu tempuh sekitar tujuh jam perjalanan. Walaupun tidak bisa mencapai puncak, area kemah di plawangannya cukup memberikan obat penenang dengan keindahan pemandangan yang disuguhkan.

Itu dia enam jalur resmi pendakian gunung Rinjani yang bisa menjadi pilihan para pendaki untuk menapaki kaki di gunung Rinjani. Gunung yang banyak di idam-idamkan para pendaki di Indonesia, bahkan luar negeri. Setiap jalur tentunya sudah memberikan kelebihan masing masing, tinggal bagaiman memilihnya sesuai dengan fisik dan mental kita masing masing dalam menghadapinya ketika sudah berada di jalur. Dan jangan bawa ego ke gunung!


Share:

Posting Komentar

Kembara | Bagian Keduabelas

Pengembaraan menuju telaga Perantara   Jangan sebut nama dari pohon teduh yang meneduhkan dari teriknya sinar matahari, bagian bagian pentin...

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes